Searching...
Thursday, November 6, 2014

Apa Itu Cache Memory

11:37 AM
Kali ini saya akan menjelaskan pengertian cache memory,Apa itu Cache Memory naah langsung saja saya akan jelaskan...

Pengertian Cache Memory adalah memory yang berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya sangat kecil namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hadware, istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki kecepatan yang lebih rendah -

Cache Memory

Sifat-Sifat:
1. Memori Cepat dg kapasitas yg sedikit (2KB – 512KB)
2. Terletak antara main memory dengan CPU
3. Bisa saja diletakkan dalam chip CPU atau module tersendiri

Fungsi dari Cache Memory adalah sebagai tempat menyimpan data sementara atau intruksi yang diperlukan oleh processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data atau informasi yang telah di akses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor. Jadi Bisa disimpulkan fungsi cache memory yaitu:

  • Mempercepat Akses data pada komputer 
  • Meringankan kerja prosessor 
  • Menjembatani perbedaan kecepatan antara cpu dan memory utama. 
  • Mempercepat kinerja memory. 

Cara Kerja Cache
1. CPU meminta isi data dari lokasi memori tertentu
2. Periksa data tersebut di cache
3. Jika ada ambil dari cache (cepat)
4. Jika tidak ada, baca 1 block data dari main memory ke cache
5. Ambil dari cache ke CPU

Parameter Cache Memory
1.Ukuran Cache (size)
2.Fungsi Mapping
3.Algoritma penggantian (replacement algorthm)
4.Cara penulisan (write policy)
5.Ukuran Block
6.Jumlah Cache

Karakteristik Cache
1. Cost
- Semakin besar semakin mahal
2. Speed
- Semakin besar semakin cepat
- Check data di cache perlu waktu

Prinsip Lokalitas
Adalah prinsip yang digunakan untuk mereferensikan sebuah blockdata kedalam cache memory, yaitu bahwa:

Block-Data berikutnya yang diprioritaskan untuk bisa ditransfer kedalam Cache Memory adalah Block Data yang alamat memorinya berada disekitar block data yang telah terlebih dahulu direferensikan ke dalam cache memory disebut “Prinsip Tetangga Terdekat”

Cache Mapping
-Untuk menentukan hubungan atau kaitan antara alamat data dalam Main Memory dengan alamat data tersebut ketika berada dalam Cache Memory


Ada 3 Teknik Mapping
1. Direct Mapping
2. Associative Mapping
3. Set Associative Mapping


Direct Mapping

Sifat-Sifat:
1. Data dalam cache memiliki “Slot No.” yang terurut (sorted)
2. Proses Searching data dalam cache lebih cepat
3. Swapping terjadi jika ada 2 block data memiliki Slot No. yang sama, sehingga terjadi “bentrok” dan salah satu yaitu block terlama harus dikeluarkan (di-swap) dari cache.
4. Jika Sering terjadi “swapping” dalam cache hal ini akan menurunkan kinerja Cache

Associative Mapping

Sifat-Sifat:
1. Block Data dalam cache disimpan secara “random” , tidak memiliki Slot Number (Slot No.)
2. Searching Data dalam Cache Lambat karena data cache tdk di “urutkan”
3. Alamat Memori di interpretasi sbg TAG dan WORD
4. TAG menunjukkan identitas block memori
5. Setiap baris TAG dicari kecocokannya

Set Associative Mapping
1. Cache dibagi dalam sejumlah SET
2. Setiap SET berisi sejumlah line
3. Suatu blok di maps ke line mana saja dalam set
          - misalkan Block B dapat berada pada line mana saja dari set-i
4. Contoh: per set ada 2 line
         - 2 way associative mapping
         - Suatu block dpt berada pada satu dari 2 lines dan hanya dalam 1 set




0 komentar:

Post a Comment